Minggu, Desember 02, 2012

Karena aku menyukai sang hujan


Aku menyukai sang hujan. Meskipun banyak yang tidak menyukainya karena membuat mereka basah, namun aku menyukainya. Ia datang menyejukkan diriku dan mengajakku bermain di antara rintik airnya. Aku menyukai sang hujan. Walau terkadang membuat malas beranjak dari tempat kita berdiri, namun aku menyukainya. Terdiam menikmati aroma segar yang ia bawa membawa ketenangan tersendiri dalam diriku. Ya, aku menyukai sang hujan. Meski sang mentari dapat menghangatkan jiwaku, walau sang rembulan dapat menerangi langkahku dengan sinarnya yang indah, namun aku menyukai sang hujan. Aku sangat menyukai sang hujan.

Sabtu, Oktober 06, 2012

Kepada mu, sang pemilik rusuk

Bismillahirrahmanirrahim...
Kepada mu, sang pemilik rusuk.
Entah di mana kah engkau berada, namun ku harap Allah swt. selalu menjaga mu, membimbing mu, melindungi mu, serta senantiasa meridhoi dalam setiap helaian nafas dan langkah mu.

Kamis, Agustus 23, 2012

Tulisan Untuk Sahabat Ku

Bismillahirrahmanirrahim..
Untuk mu, para sahabat ku.
Jika kelak kita sudah menemukan jalan kita masing-masing, ingatlah bahwa kita pernah menempuh sebuah jalan bersama. Jalan yang penuh liku dengan tanjakan dan turunan juga dengan bebatuan dan air di sekitarnya. Ingatlah bahwa jalan itu pernah kita lalui untuk melangkah bersama.

Senin, Juli 30, 2012

Mengejar Umeda (Sebuah Kisah di Balik Perjalanan ke Hiroshima) :-D

Bismillahirrahmanirrahim...

~ Kepada teman-teman dan semua pihak yang sudah membatu dalam peristiwa "Mengejar Umeda" ini, saya, Adriani Mutmainnah, mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas segala bantuan dan bimbingannya selama proses "pelarian" ini. Tanpa kalian aku tidak akan mencapai Umeda di waktu yang tepat. Tulisan ini ku tujukan terutama untuk kalian. Sekali lagi terima kasih banyak. Arigatou gozaimasu, minna-san ~

Going to Osaka



- Maka nikmat-Nya yang mana yang engkau dustakan? -

Bismillahirrahmanirrahim...

Perjalanan panjang dan menyenangkan pun berlanjut. Setelah semua urusan imigrasi di Kuala Lumpur selesai dan akhirnya aku pun duduk di atas pesawat pada kursi yang telah disediakan, di sini Allah swt menunjukkan lagi betapa besar kuasa dan campur tangannya dalam merancang perjalanan ku.